Shinzo Abe, Perdana Menteri baru Jepang menuding bank-bank sentral
Amerika Serikat dan Eropa telah memboikot Yen Jepang dan sejumlah mata
uang lain untuk kepentingan mata uang Dollar dan Euro.
Dilansir
Voice of Russia, Kamis (27/12/2012), Abe mengeluhkan sikap Bank Sentral
Eropa dan perbankan Amerika Serikat yang terus mencetak uang kertasnya
dan langkah ini merugikan perekonomian Jepang.
Perdana mentri tersebut lantas menegaskan dengan situasi semacam ini, maka pada tahun 2013 mendatang, akan menjadi tahun pertempuran mata uang.
Alasannya
jelas, Amerika ingin dollar tetap menjadi mata uang cadangan dunia.
Ketika satu mata uang kuat tertentu di pasar dunia jumlahnya semakin
besar, gerak negara-negara mitra akan semakin sulit.
“Jika ini
dibiarkan maka ekonomi Jepang dalam kesulitan besar. Perang mata uang
mungkin tak terhindarkan tahun depan.
No comments:
Post a Comment