Bahasa Gaullmu

Saturday, April 13, 2013

peningkatan integritas pegawai pajaki

Menkeu Minta Pegawai Pajak Tingkatkan Integritas
Penulis : Didik Purwanto | Jumat, 12 April 2013 | 15:40 WIB
Dibaca: 605
|
Share:
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengingatkan agar pegawai pajak yang saat ini berada di bawah pengawasan Kementerian Keuangan harus memiliki integritas dan profesionalisme dalam bekerja. Hal itu menjawab petugas pajak yang baru saja tertangkap tangan Komisi Pengawas Korupsi (KPK) karena menerima suap.
"Saat ini sudah ada 32.000 pegawai pajak, tapi masih ada yang melakukan tindakan tidak terpuji. Pesannya adalah mereka bisa meningkatkan integritas dan profesionalisme. Jangan sampai melakukan hal seperti itu," kata Agus saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
Agus juga mengingatkan bahwa tindakan menerima suap dari wajib pajak ini tidak hanya perbuatan tidak terpuji, namun juga merupakan kesalahan yang berujung pada tindakan hukum yang harus dihukum berat.
Agus mengingatkan agar pegawai pajak yang lain tidak melakukan kegiatan serupa. Jika ada pegawai di kementeriannya yang melakukan tindakan serupa, maka Agus tidak akan segan-segan penegakan hukum. Hal ini akan membuat instansi yang dipimpinnya menjadi penuh integritas dan profesional.
"Akhir Maret lalu juga ada penangkapan petugas pajak yang kita lakukan sendiri. Namun hal itu disupervisi oleh KPK," jelasnya.
Dengan hal tersebut, maka Kementerian Keuangan akan berupaya untuk menekan tindakan-tindakan tidak terpuji, sekaligus memperbaiki sistem reformasi birokrasi yang ada agar tidak terjadi hal serupa.
Atas penangkapan pegawai pajak berinsial PR, Agus memberi apresiasi ke KPK. Selama ini pihaknya akan berupaya melakukan reformasi birokrasi, perbaikan sistem dan pengawasan agar tidak terjadi kasus seperti Gayus Lambunan atau tersangka lainnya.

Cara dan Tips Bermain Saham

Bagaimana Cara Bermain Saham?

Margaret Puspitarini - Okezone
Browser anda tidak mendukung iFrame
Jum'at, 14 September 2012 15:30 wib
Ilustrasi. (Foto: Koran SI)
Ilustrasi. (Foto: Koran SI)
Masyarakat saat ini sudah terbilang makin cerdas dalam berinvestasi. Baik dalam jangka panjang maupun untuk jangka pendek, demi menghidupi mereka di masa tua kelak. Ada yang nyaman berinvestasi di emas, properti, bahkan saham.

Bagi para pemula yang ingin berinvestasi dengan bermain saham, pastinya belum tahu langkah apa yang harus diambil untuk memulai bermain saham. Bagaimana cara bermain saham yang aman. Saham merupakan satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.

Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk 'menjual' kepentingan dalam bisnis, saham (efek ekuitas), dengan imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market).

Menurut Marketing Director Ciptadana Asset Management Paula Rianty Komarudin, ketika seseorang akan bermain saham, maka harus mempunyai tiga hal. Pertama dana yang cukup, waktu yang cukup, serta pengetahuan yang cukup mengenai saham.

"Dana yang cukup karena membeli satu lot saham enggak murah. Waktu yang cukup karena kita harus ngawasin dan menganalisa macam-macam saham. Sementara pengetahuan yang cukup maksudnya, biar kita enggak 'nyangkut' waktu main saham, kita harus paham saham-saham apa yang punya potensi untuk terus naik," tuturnya kepada Okezone.

Sebagai gambaran, dilansir dari Wikipedia, ada beberapa tipe dari saham, termasuk saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock). Saham preferen biasanya disebut sebagai saham campuran karena memiliki karakteristik hampir sama dengan saham biasa. Biasanya saham biasa hanya memiliki satu jenis tapi dalam beberapa kasus terdapat lebih dari satu, tergantung dari kebutuhan perusahaan.

Kemudian, saham biasa memiliki beberapa jenis, seperti kelas A, kelas B, kelas C, dan lainnya. Masing-masing kelas dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri dan simbol huruf tidak memiliki arti apa-apa.

Membeli Saham

Selanjutnya, untuk bisa menjadi investor di lantai bursa, seseorang harus menjadi nasabah di sebuah perusahaan sekuritas. Kemudian mereka akan diberi formulir nasabah. Isi data dengan benar dan juga serahkan fotokopi KTP yang berlaku. Transfer sejumlah dana sebagai deposit awal ke rekening broker yang telah ditentukan (Masing-masing broker menentukan deposit berbeda-beda).

Bila masih ragu, bisa menanyakan kepada broker yang ditunjuk perusahaan sekuritas mengenai saham apa yang cocok dengan kebutuhan. Besaran nilai investasi tergantung dari harga saham yang dipilih. Kemudian kirimlah dana sejumlah nilai investasi saham, ke nomor rekening perusahaan sekuritas.

Catat nomor call center perusahaan sekuritas, ini gunanyajika sewaktu-waktu ingin menjual saham sesuai dengan harga yang ditentukan, maka bisa segera ditelepon untuk melakukan aksi jual. Setelah itu, perusahaan sekuritas akan menransfer uang Anda ke nomor rekening, sesuai bank dan nomor rekening yang dicantumkan saat mengisi formulir.

Namun demikian, Paula meyarankan untuk investasi masuklah ke reksa dana. "Karena memang ada orang-orang yang kerjaannya mantau portofolio saham-saham. Dimulai saja dari beli reksa dana setiap tanggal 20 sebesar Rp100 ribu tapi rutin dan kontinyu," jelasnya. Hm, berminat?

Sumber   :http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/193/689942/bagaimana-cara-bermain-saham

Bagaimana Bank Indonesia Mengontrol Inflasi


Bagaimana Cara BI Mengontrol Inflasi?

Browser anda tidak mendukung iFrame
Rabu, 2 Januari 2013 17:36 wib
Foto : Dok Koran SI.
Foto : Dok Koran SI.
Saya seorang mahasiswa jurusan perbankan di salah satu perguruan tinggi swasta semester awal. Hingga saat ini saya bingung, bagaimana caranya Bank Indonesia (BI) menjaga inflasi.

Instrumen yang digunakan BI dalam mengontrol inflasi itu apa? Dan hal yang mempengaruhi inflasi apa saja?

Mohon Okezone menjawab pertanyaan saya dengan rinci.

Safik Taulada
Ogan Ilir, Sumatera Selatan.



Terima kasih Sdr Safik atas pertanyaan yang dikirimkan kepada Okezone.

Sebenarnya  kontrol BI atas inflasi sangat terbatas, karena inflasi dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, BI selalu melakukan assessment terhadap perkembangan perekonomian, khususnya terhadap kemungkinan tekanan inflasi.

Selanjutnya respons kebijakan moneter didasarkan  kepada hasil assessment tersebut. Perlu disampaikan pula bahwa pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan hanya melalui kebijakan moneter, melainkan juga kebijakan ekonomi makro lainnya seperti kebijakan fiskal dan kebijakan di sektor riil.

Untuk itulah koordinasi dan kerjasama antar lembaga lintas sektoral sangatlah penting dalam menangani masalah inflasi ini.

Tingkat inflasi dapat didipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain kestabilan nilai rupiah, tingkat inflasi tercermin dari naiknya harga barang-barang secara umum.

Faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan dan dari sisi penawaran.

Dalam hal ini, BI hanya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi tekanan inflasi yang berasal dari dua sisi permintaan, sedangkan tekanan inflasi dari sisi penawaran (bencana alam, musim kemarau, distribusi tidak lancar, dll) sepenuhnya berada di luar pengendalian
BI.

Oleh karena itu, untuk dapat mencapai dan menjaga tingkat inflasi yang rendah dan stabil, diperlukan adanya kerjasama dan komitmen dari seluruh pelaku ekonomi, baik pemerintah maupun swasta. Tanpa dukungan dan komitmen tersebut niscaya tingkat inflasi yang sangat tinggi selama ini akan sulit dikendalikan.

Selanjutnya nilai tukar rupiah sepenuhnya ditetapkan oleh kekuatan permintaan dan panawaran yang terjadi di pasar. Apa yang dapat dilakukan oleh BI adalah menjaga agar nilai rupiah  tidak terlalu berfluktuasi secara tajam.

Salam,
Redaksi Economy Okezone

Menggunakan Kartu debit dan Kredit Yang Aman dan Juga Mudah


Tips Gunakan Kartu Kredit & Debit dengan Aman

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Browser anda tidak mendukung iFrame
Selasa, 2 April 2013 15:12 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
JAKARTA - Beberapa waktu lalu, kasus pencurian data lewat kartu kredit dan kartu debet di merchant Body Shop. Bagaimana sebenarnya bertransaksi dengan kartu debet dan kredit yang aman?

Direktur Humas Bank Indonesia (BI) Difi A Johansyah memberikan beberapa tips aman menggunakan kartu debet dan kartu kredit.

Tips untuk pemegang kartu debit :


1. Pastikan setiap transaksi dengan menggunakan PIN

2. Hati hati agar PIN tidak diketahui oleh pihak lain, meskipun petugas bank sekalipun.

3. Segera hubungi bank dan minta blokir jika kartu hilang (ini juga berlaku untuk kartu kredit)

4. Segera minta ganti kartu jika bank sudah menginformasikan bahwa kartu sudah diblokir dan diminta untuk diganti

5. Karena kartu debit juga umumnya jadi satu dengan kartu ATM, maka pastikan untuk penarikan tunai dilakukan di tempat yang nyaman. Jika ingin menarik tunai dalam jumlah besar lebih baik dilakukan di konter bank.

6. Simpanlah setiap bukti transaksi dari kartu ATM dan debit untuk mencocokkan dengan transaksi yang tercatat dalam buku tabungan

7. Meyakini PIN merupakan pegangan pengaman bagi pemegang kartu dan data pemegang kartu tidak dapat digunakan bertransaksi jika tanpa PIN, maka PIN, tetap harus dirahasiakan hanya dalam ingatan pemegang kartu. Reguler mengubah PIN termasuk diajurkan.

8. Jika di mesin kasir ada sejumlah EDC, upayakan agar transaksinya di proses secara on us, yakni dengan menggunakan EDC dari bank yang sama dengan penerbit kartu debitnya.

9. Tegurlah kasir jika transaksi sudah selesai, tapi kartu debitnya di swipe di mesin register kasir.


Tips untuk pemegang kartu kredit
:

1. Selalu aktifkan HP untuk setiap saat menerima alert transaksi dari bank penerbit. Segera infokan ke bank jika ada perubahan nomor HP

2. Teliti dan cek transaksi di lembar tagihan, terutama jika ada transaksi yang tidak dilakukan sendiri oleh pemegang kartu. Segara kontak bank dan minta klarifikasi jika ada transaksi yang tidak sesuai

3. Segera minta ganti kartu jika sudah diberitahu bank bahwa kartu diblokir dan minta untuk diganti.

4.Jika transaksi sudah selesai, tegurlah kasir jika kartu kreditnya akan digesek lagi (swipe) di mesin register kasir. Karena sejak kartu kredit pakai chip, per 1 Januari 2010, transaksi hanya diproses dengan chip, di deep, dan tidak lagi swipe (gesek)

5. Biasakan bayar tagihan sebelum jatuh tempo, baik sekali lunas atau mengangsur. Agar terhindar dari bunga dan denda. (gnm
 
Sumber    :http://economy.okezone.com/read/2013/04/02/192/785055/tips-gunakan-kartu-kredit-debit-dengan-aman

Subsidi BBM

Kebijakan BBM Bersubsidi Masih Perlu Dimatangkan
Penulis : Icha Rastika | Sabtu, 13 April 2013 | 10:46 WIB
Dibaca: 1530
|
Share:
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di kawasan selatan Jakarta kehabisan premium akibat telatnya pasokan, seperti yang ada di Jalan Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2013). Hingga kini Pemerintah masih terus menggodok masalah pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan kemungkinan untuk menaikkan harga BBM.
JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat kabinet terbatas mengenai kebijakan pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam menjaga keseimbangan fiskal yang digelar di Istana Cipanas, Jumat (12/4/2013), belum menghasilkan kesimpulan. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku pimpinan rapat meminta agar hasil sementara pertemuan tersebut dimatangkan dan diperdalam.

“Semalam kami ratas (rapat terbatas) sampai jam 23.00 WIB, masih belum sampai pada keputusan. Bapak Presiden minta diperdalam dan dimatangkan dalam beberapa hari ke depan,” kata Julian melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/4/2013).

Rapat pada Jumat malam tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Boediono, serta sejumlah menteri, yakni Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Koordinator Politk, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Kemungkinan, Presiden dan jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II akan kembali menggelar rapat soal BBM tersebut di Istana Cipanas pada malam ini.

“Sementara (rapat itu) masih tentatif rencananya,” tambah Julian.
Senada dengan Julian, Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Firmanzah mengungkapkan, kebijakan BBM ke depan masih dalam proses pematangan, pendetilan hitung-hitungannya, serta mempertimbangkan kesiapan di lapangan.

“Juga penyempurnaan skema kompensasi kepada masyarakat miskin,” katanya.
Terkait dengan kebijakan BBM, sebelumnya Yudhoyono mengungkapkan, salah satu opsi mengatasi tingginya anggaran subsidi BBM adalah dengan menaikan harga BBM bersubsidi. Jika dinaikkan, menurutnya,  pemerintah masih mempertimbangkan apakah kenaikan itu dipukul rata atau hanya untuk masyarakat yang tidak layak menerima subsidi.
Jika memang harga BBM dinaikkan, Presiden memastikan akan ada kompensasi bagi rakyat yang terkena imbas. Ia pun meminta kepada semua pihak yang selama ini mendorong harga BBM dinaikkan tidak berubah sikap nantinya.

Sumber    :http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/04/13/10461423/Kebijakan.BBM.Bersubsidi.Masih.Perlu.Dimatangkan

Inspirasi Usaha

Jualan Pisang Ijo, Perempuan Ini Raup Ratusan Juta

Rizkie Fauzian - Okezone
Browser anda tidak mendukung iFrame
Sabtu, 30 Maret 2013 09:08 wib
Pisang Ijo (Foto: Blogspot)
Pisang Ijo (Foto: Blogspot)
JAKARTA - Ungkapan kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda sepertinya cocok dengan Riezka Rahmatiana. Perempuan berdarah India kelahiran Mataram, Lombok, 21 Maret 1986 ini sempat mencicipi pahitnya kegagalan sebelum akhirnya menuai kesuksesan.

Dengan modal awal sekira Rp150 ribu dia mampu mengeruk omzet hingga ratusan juta, bisnis kuliner pisang ijo asal Makassar menjadi jalan kesuksesan yang diraihnya. Berawal dari kecintaannya kepada kuliner, Riezka yang saat itu tengah mencoba pisang ijo di salah satu rumah makan yang ada di kota Makasar, merasa bahwa campuran dalam makanan tersebut aneh namun rasanya enak. Dirinya menanyakan apakah resep dari makanan khas kota Makasar tersebut.

"Saya tanya resepnya apa, tapi mereka tidak kasih tahu karena itu resep rahasia rumah makan. Namun saya tidak menyerah. Dengan bermodal sisa uang hasil bisnis saya sebelumnya, saya akhirnya mencoba sendiri membuat makanan khas Makasar tersebut," katanya kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Namun, dalam menjalankan bisnisnya, Riezka pun mengalami berbagai kesulitan. Diantaranya mengenalkan makanan pisang ijo yang saat itu belum populer di Bandung. Selain itu, dirinya juga harus menghadapi orang tua dan teman-temannya yang menentang bisnisnya tersebut. Meski begitu, hal tersebut tidak lantas membuat dirinya berhenti untuk mencoba.

"Orangtua sempat menentang, karena saat itu kedua orang tua saya bekerja  dan semua kebutuhan saya bisa tercukupi oleh orangtua," ungkap wanita lulusan Sarjana Komunikasi Universitas Padjadjaran ini.

Sebelum akhirnya menekuni bisnis kuliner, dirinya sempat mencoba bisnis menjual pulsa hingga bakso. Belajar dari kegagalan sebelumnya, dalam mencoba bisnisnya kali ini, dirinya harus membuat inovasi dan meluncurkan produk baru serta mengemasnya secara menarik. Maka munculah ide Pisang Ijo “JustMine”.

Makanan ini merupakan makanan tradisional khas Makassar terbuat dari bahan dasar pisang raja yang dibalut dengan tepung beras dan diberi warna hijau alami dari daun suji. Namun dalam panyajiannya dirinya berinovasi dengan menambah cita rasa baru dengan berbagai varian rasa, yaitu fla cokelat, vanila, stoberi, durian dan rasa orisinal pisang ijo khas Makassar.

Dalam memasarkan produknya tersebut, tak jarang dirinya membagikan sampel kepada teman-teman, rekan bisnis dan keluarganya. Awalnya mereka mengatakan kurang enak. Namun, dengan usaha dan tekad yang kuat, akhirnya makanannya tersebut dapat diterima.
 
"Syukur akhirnya kami bisa menghasilkan produk yang optimal dan disukai banyak orang," jelas dia.

Sambutan yang baik dari konsumen ditambah dengan peluang pada usaha ini membuat banyaknya permintaan kerja sama dan waralaba. Ajakan ini tentu saja diterimanya, Riezka mengaku sangat ingin menularkan semangat berwirausaha kepada semua orang sejak dini.

Dengan strategi kemitraan ini, dirinya juga bisa memiliki waktu lebih banyak. Francise yang ditawarkannya adalah dengan sistem Business Oportunity (BO) dengan paket Rp5 juta, Rp15 juta hingga Rp55 juta. Dengan mengikuti sistem ini maka pay back periode kurang dari satu tahun, tanpa royalti fee, tanpa franchise, dan keuntungan untuk mitra 100 persen.

"Dengan modal Rp5 juta sudah termasuk semua peralatan dan booth, jadi siap jualan. Ini berbeda dengan franchise, BO adalah mekanisme yang ditawarkan bagi pemula yang ingin bebrbisnis dengan modal minim,"paparnya.

Berkat sistem franchise dan jaringan kemitraan yang dibangunnya, jangkauan usahanya juga terus membesar. Hingga kini, dirinya memiliki 250 outlet yang tersebar di Indonesia dan Malaysia yang baru dibuka Februari 2013. Berkat usahanya tersebut, orang tuanya yang dulu menentang usahanya, kini berbalik mendukung dan menyemangatinya. (gnm)
 
 
Sumber    :http://economy.okezone.com/read/2013/03/29/455/783501/jualan-pisang-ijo-perempuan-ini-raup-ratusan-juta

Sarjana Nuklir yang Pimpin Bank Mandir

Selasa, 2 April 2013 13:35 wib
Budi Gunadi Sadikin (Foto: Mandiri)
Budi Gunadi Sadikin (Foto: Mandiri)
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah menunjuk Budi Gunadi Sadikin menjadi direktur utama Bank Mandiri. Budi Gunadi ditunjuk menggantikan Zulkifli Zaeni.

Berdasarkan penelusuran Okezone, Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menjabat sebagai managing director micro dan retail Banking Mandiri. Pria yang lahir pada 1964 ini, Lulus dengan gelar BSc dalam Ilmu Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988.

Dia menerima sertifikasi sebagai Konsultan Keuangan Standard Chartered dan penjamin emisi hidup bersertifikat dari Singapore Insurance Institute pada 2004.

Budi memulai karirnya pada 1988 sebagai Staf Sistem Informasi di IBM Asia-Pasifik Markas, Tokyo, Jepang. Karirnya di IBM menanjak dalam posisi Manajer Integrasi Sistem & Layanan Profesional pada 1994.

Dia kemudian bergabung dengan PT Bank Bali Tbk sebagai General Manager Electronic Banking, dan kemudian menjabat sebagai General Manager Kepala, Wilayah Jakarta dan General Manager Kepala, Sumber Daya Manusia sampai 1999.

Dia kemudian bergabung dengan ABN AMRO Bank Indonesia, di mana posisi terakhirnya adalah Wakil Presiden Direktur Senior Consumer Banking dan Commercial, ABN AMRO Bank Indonesia & Malaysia. Pada tahun 2004, dia pindah ke PT Bank Danamon Tbk (BDMN) sebagai Executive Vice President, Head of Consumer Banking dan Direktur Adira Quantum Multi Finance.

Memasuki 2006, dia diangkat sebagai Managing Director of Banking Micro & Retail di Bank Mandiri sampai sekarang. Dia aktif dalam organisasi profesi, termasuk Anggota Dewan Asosiasi Bankir Indonesia (IBI), anggota Dewan Eksekutif Mendapatkan Bisnis VISA Asia Pasifik, anggota SWIFT dari Asia-Pasifik Advisory Group (APAG) dan Ketua Pembayaran Asosiasi Indonesia (ASPI). (gnm)
 
 
Sumber    :http://economy.okezone.com/read/2013/04/02/22/784969/sarjana-nuklir-yang-pimpin-bank-mandiri